Sabtu, 05 Maret 2016

Reportase Kajian Cermin Wanita Shalihah (KCWS) #DPD 1 Muslimah_HTI_Provinsi_Bengkulu “Kiat Islam Mengatasi Prilaku Menyimpang Ala LGBT”






Muslimah HTI Bengkulu menyelenggarakan "Kajian Cermin Wanita Shalihah “Kiat Islam Mengatasi Prilaku Menyimpang Ala LGBT” Acara ini dihadiri sekitar 30 peserta dari kalangan mahasiswa dan ibu-ibu majelis taklim. Ustadzah  Fitri Andusti menjadi narasumber dalam kajian tersebut Beliau memaparkan materi tentang " Kiat Islam Mengatasi Prilaku Menyimpang Ala LGBT”. ia menyampaikan LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Bisex  dan Transgender. Bahaya LGBT menyasar kepada Mahasiswa karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost, Institusi Akademik untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas kehormatan mereka. Bagaimana Pandangan Islam terhadap Prilaku LGBT ? Allah SWT berfirman “Tujuan penciptaan laki-laki dan perempuan adalah untuk kelangsungan jenis manusia dengan segala martabat kemanusiannya (QS An-Nisa 4:1). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk memenuhi nafsu(mu) bukan mendatangi wanita?sebenarnya kamu adalah kaum yg tidak mengetahui akibat perbuatan mu (An-Namal 27:55 Dan kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu ) maka amat buruklah hujan yg di timpakan atas orang-orang yg diberikan peringatan itu (An-Namal 56)”. Adapun hukuman yang layak untuk pelaku LGBT adalah merupakan penyimpangan ab normal atau haram hukumannya atau sanksi yaitu dibunuh (lesbian, gay , biseks). Transgander  :  jika tidak melakukan seksual hukumannya cukup ta’zir diusir dan diasingkan . Nabi saw. melaknat para lelaki muknonnats dan para wanita muttarojjikh, kata beliau keluarlah mereka dari rumah kalian, maka nabi saw mengusir sifulan sedangkan umar mengusir sipulan (HR Bukhari) Hadist Rosullulah Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum luth , maka bunuhlah kedua pelakunya. Apabila seorang wanita mendatangi seorang wanita maka keduanya berzinah pelakunya dijatuhi hukuman ta’zir. LGBT hanya bisa dihentikan oleh sistem islam yakni khilafah. Didalam naungan khilafah umat akan dibangun ketakwaanya , diawasi pelakunya oelh masyarakat agar tetap terjaga dan dijatuhi sanksi bagi mereka yang melanggar . Maka hanya dengan islam akan terwujud rahamatan lilalamin

Acara ini dilaksanakan pada hari Ahad, 28 Februari 2016 bertempat di Mesjid Al Muhtadin (Samping RRI Bengkulu) acara ini dilaksanakan untuk menyampaikan opini kepada masyarakat bahwa LGBT  bukanlah genetik akan tetapi LGBT merupakan penyimpangan abnormal atau haram hukumannya atau sanksi yaitu dibunuh (lesbian, gay , biseks). Peserta begitu semangat dan antusias dalam menyimak pemaparan materi dan fokus dalam mengikuti tahapan acara demi acara.      Wallahualam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemuda Islam : Think About Palestine Not Valentine

Oleh Najmah Jauhariyyah (Pegiat Sosial Media Bengkulu) Manusia adalah makhluk yang mampu berfikir.  Dengan berfikir manusia menjadi makhlu...