Muslimah HTI Bengkulu
menyelenggarakan "Forum Muslimah Untuk Peradaban “Menjemput Khilafah,
Menanti Janji Allah dan RasulNya ”
Acara ini dihadiri sekitar 50
peserta dari
kalangan mahasiswa, guru dan ibu-ibu majelis taklim. Adapun narasumber
FORMUDA kali ini
adalah ibu. DR. Hj. Rahma Qomariyah (DPP MHTI)
yang memaparkan materi
tentang "Menjemput
Khilafah, Menanti Janji Allah dan RasulNya”. ia menyampaikan bahwa Kondisi
Faktual saat ini dengan diterapkan ide Kapitalisme-Liberalisme (Neo
Liberalisme) menyebabkan kerusakan dimana-mana, yang menghasilkan aqidah
sekuler dari sistem yang kufur. Oleh karena itu harus ada perubahan yang benar
dengan cara meninggalkan aturan kufur secara kaffah dengan menerapkan syariah
islam secara kaffah yaitu khilafah agar kita benar-benar menjadi khairu ummah
(umat terbaik). Karena islam tidak hanya mengatur masalah ibadah mahdhah semata, tetapi islam mengatur
semua aspek kehidupan seperti muamalah (jual beli, profesi/bekerja, perusahaan,
nikah, sosial, politik, budaya, pemerintah dan sebagainya). Adapun yang menjadi
subyek pelaku syariah yaitu individu, kelompok dan negara. Karena Allah
merupakan tuhan kita bersama, bukan
hanya milik Hizbut Tahrir, Muhammad nabi kita bersama bukan hanya nabinya
Hizbut Tahrir dan Al-Quran merupakan kitab suci kita bersama bukan hanya kitab
sucinya Hizbut Tahrir, Dan khilafah itu bukan hanya milik Hizbut Tahrir tapi
milik semua kaum muslimin. Lalu, apa yang harus kita lakukan? 1. Menyadari
kesalahan sistem kufur, 2. Meninggalkan sistem kufur, 3. Mengambil pemikiran,
pemahaman, peraturan islam dan standar hidup halal-haram, 4. Menjadikan kita
bagian dari perjuangan penegakan khilafah, 5. Mengajak umat berjuang menegakkan
khilafah, 6. Bersama umat menuntut perubahan dengan cara meninggalkan peraturan
kufur untuk tegaknya syariah dan khilafah. Khilafah pasti tegak karena itu
adalah janji Allah.
Acara ini
dilaksanakan pada hari Ahad, 24 Mei 2015 bertempat di Aula Vanda Hotel Samudera
Dwinka Kota Bengkulu, acara ini dilaksanakan untuk menyampaikan opini kepada
masyarakat bagaimana kondisi dan fakta kerusakan yang terjadi saat ini serta
urgennya memperjuangkan syariah dan khilafah. Peserta begitu semangat dan
antusias dalam menyimak pemaparan materi dan fokus dalam mengikuti tahapan
acara demi acara.
Wallahualam.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar