Muslimah HTI
Bengkulu menyelenggarakan "Forum Mutiara Untuk Peradaban “Mewujudkan Islam Sebagai Rahmat Seluruh Alam”
Acara ini dihadiri sekitar 30 peserta dari kalangan mahasiswa, guru dan ibu-ibu
majelis taklim. Adapun narasumber “FORMUDA” kali ini adalah Ustadzah drg.
Wardah Samanhudi (Aktivis MHTI DPD 1 Bengkulu) dan Ustadzah Indah Kartika Sari,
SP. (Ketua DPD 1 MHTI Provinsi Bengkulu) yang memaparkan materi tentang " Mewujudkan Islam Sebagai Rahmat Seluruh Alam”.
ia menyampaikan bahwa ide Islam nusantara, Islam moderat, Islam liberal
merupakan upaya orang-orang kafir untuk memadamkan cahaya (agama), sebagaimana
tertera dalam AlQuran “Mereka hendak
memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut-mulut mereka, dan Allah
berkehendak menyempurnakan cahayaNya, meskipun orang-orang kafir itu tidak menyukainya. ( QS at Taubah [10]:32)
kesalahan Islam nusantara yaitu konsep berfikir salah yakni mencampur
adukkan konsep, dalil dg fakta ,
kebiasaan dan pengamalan umat islam, asasnya salah : Islam lokal, Islam
nusantara bukan Islam yg dibawa Rasulullah Muhammad saw. Dan bahaya Islam
nusantara itu sendiri yaitu Sinkretisme, Memecah
belah umat, dan umat makin sulit
dipersatukan serta ide Islam nusantara itu menafikan
penerapan Syariah Islam secara kaffah dan formalisasi Syariah oleh negara–
menolak khilafah. Syariat Islam merupakan
pilihan syar’iy sekaligus
rasional untuk diterapkan dalam rangka mengubah kezhaliman menjadi keadilan di
tengah-tengah umat manusia, menyingkirkan kejahiliyahan dan hewani diganti oleh
cahaya Islam, agar terwujud Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Acara ini
dilaksanakan pada hari Ahad, 11 Oktober 2015
bertempat di Aula
Vanda Hotel Samudera Dwinka Kota
Bengkulu. Acara ini dilaksanakan untuk menyampaikan opini kepada
masyarakat bagaimana kondisi dan fakta rusaknya cara berfikir umat Islam saat
ini, dan masyarakat mampu membedakan antara haq dan yang batil. Peserta begitu
semangat dan antusias dalam menyimak pemaparan materi dan fokus dalam mengikuti
tahapan acara demi acara.
Wallahualam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar